PANIK

Dimasa-masa mendekati pernikahan, banyak para lelaki pasti merasakan hal yang serupa, yaitu “PANIK” ya, rasa ini pasti akan selalu ada di kala detik-detik mendekati masa akad, karena mengapa semua merasakan rasa panik? itu karena semua telah mengetahui bahwa akad nikah itu sangatlah syakral dang sangatlah di hormati prosesnya, karena dengan SAHnya proses akad itu maka akan SAH pula pernikahan kedua mempelai.

Mungkin ada juga orang yang PANIK akan memikirkan acara resepsinya, mulai memikirkan budgetnya, undangannya, susunan acaranya, dekorasinya dan lain-lain yang membuat bagaimana di acara resepsi itu bisa meriah, bisa hangat penjamuan para tamunya, itu semua tidak semudah membalikan telapaktangan. Pasti harus sudah benar-benar siap dalam segala seginya, yang jelas kalau dalam segi materilnya sudah siap insyaAllah semua akan lancar, maka dari itu bagi para bujangan yang ingin mengakhiri masa lajangnya yang paling utama harus sudah siap dana untuk menikahnya.

Ada sebagian orang yang sangat PANIK memikirkan pernikahanya, sampai tidak bisa tidur nyenyak seperti saya ini, hehe🙂 . Disinilah seorang lelaki di uji kesabaran mentalnya, pasti ada saja cobaan yang menerpa, dari calon istrilah yang banyak permintaan ini itu, dari calon mertualah yang menyerahkan semuanya pada pihak kita laki-laki, pokoknya banyak hal ujian yang bisa membuat mental kita laki-laki down.

Maka dari itu, bagi para laki-laki, bersiap -siaplah untuk menghadapi ujian dan cobaan dalam menjalani bahtera rumah tangga, kehidupan baru bersama pasangan, yang nantinya akan ada bumbu – bumbu rumah tangga yang pasti akan tercicipi berdua asin, manis, paitnya. Dalam rumah tangga itu yang baru saya pelajari dari berbagai sumber, fondasinya adalah KESABARAN dan rebutan MENGALAH itu yang paling penting, kalau rumah tangga tidak di dasari dengan kesabaran dan rebutan mengalah tidak menutup kemungkinan rumah tangga itu tidak akan bisa bertahan lama, dan jangan sampai itu menimpa pada kita.

Kembali kepada persiapan menikah, kita sebagai hamba Allah yang jauh dari sempurna ini, jangan sampai melupakan kewajiban-kewajiban kita beribadah kepada-NYA, jangan sampai lupa berdo’a, mintalah semua kepada ALLAH karena ALLAH lah yang mempunyai semuanya, jangan menyerah, jangan putus asa, jangan pesimis, karena dengan kita terus berdo’a minta pertolongan kepadaNYA, maka Allah akan memudahkan semua urusan kita. YAKIN itulah yang harus tetap kita pegang, dengan keyakinan do’a-do’a kita, maka InsyaAllah do’a-do’a kita akan terkabul. Amiiin..

4 thoughts on “PANIK

  1. maklum lah yang namanya mau nikah pasti panik…..
    ntar kalo paniknya pas ijab qabul gimana tuh? ntar yang ada jadi salah sebut nana calon istrinya lagi,hehehe………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s