Puisi

Ketika Bumi tergoncang gempa
Gelisah merana dalam dada
Ketika diri melangkah renta
Getar terasa dalam jiwa

Jeritan tangis terus terngiang
Gugup berucap dalam raga
Akan hadirnya harapan cerah…
Walau hanya berharap saja

Tuhan……Ampuni Kami…..
Saat khilaf, tak segera memohon ampun
Saat bahagia. Kami sering melupakan-Mu
Hingga marahmu tak terbendung lagi

Kehancuran terus terjadi….
Ketakutan terus menghampiri
Kini semua tak seindah dulu
Tak seindah saat kita mengabdi penuh..

Dengan sejatinya kami menerima
Dan memulai kehidupan baru
Walau kerabat tak lagi bersama
Tuhan….Dekatkanlah hati kami..

Hati kami yang telah tergores luka
Luka yang kami yakini pencipta cinta
Cinta hamba pada-Mu Ilahi…
Cinta kami pada Makhluk-Mu