Rock n Roll

8011_neon_rock_n_roll_rond

rock n roll adalah genre musik yang berkembang di Amerika Serikat di akhir tahun 1940-an. Dari Amerika Serikat, genre musik ini tersebar ke seluruh dunia.
Rock n roll melahirkan berbagai macam subgenre yang secara keseluruhan dikenal sebagai musik rock.

Ciri khas rock nroll adalah pada ketukan (beat) yang biasanya di dipadu dengan lirik. Rock n roll menggunakan beat yang didasarkan salah satu ritme musik blues yang di sebut boogie woogie ditambah aksen backbeat yang hampir selalu diisi pukulan snare drum. Versi klasik dari rock n roll dimainkan dengan satu atau dua gitar listrik, gitar bas listrik, dan drun set. Perangkat kibor sering dimainkan sebagai alat tambahan. Bila dimainkan dengan dua gitar listrik, gitar listrik yang yang dimainkan untuk memberi melodi disebut guitar lead, sedangkan gitar untuk memberi ritma dan harmoni disebut guitar ritme. Saksofon sering dijadiakn instrumen melodi pada gaya rock n roll awal tahun 1950-an, tapi digantikan perannya oleh gitar elektrik di pertengahan tahun 1950-an. Di akhir tahun 1940-an, bentuk awal rock n roll bahkan memekai piano sebagai instrumen melodi. Salah satu cikal bakal rock n roll adalah musik boogie woogie dengan piano sebagai melodi, saperti permainan misik berbagai kelompok big band yang mendominasi dunia musik Amerika dekade 1940-an. Kepopuleran rock n roll secara masal dan mendunia ternyata menimbulkan dampak sosial yang tidak terduga.

upi-rompi-21

Rock n roll bukan saja mempengaruhi gaya bermusik, tapi sekaligus gaya hidup, gaya berpakaian, dan bahasa. Selain sukses di dunia musik, bintang - bintang di periode awal rock n roll juga sukses di dunia film dan televisi. Elvis Presley, misalnya merupakan bintang rock n roll yang sukses sebagai bintang film da televisi.

Istilah slang "rock n roll" sering dipakai orang berkulit hitam untuk menyebut "hubungan seks". Penyanyi wanita Trixie Smith pertama kali menggunakan istilah "rock n roll" dalam lagu "My Babby Rocks Me With One Steady Roll" yang diedarkan tahun 1922.

Buddy Holly, Ritchie Valens, dan the Big Bopper (J.P. Richardson) adalh perintis bintang rock n roll idola remaja yang terus dikenang hingga kini. Ketiganya tewas pada dini hari 3 Februari 1959 dalam kecelakaan pesawat yang sedang menerbangkan meraka ke Fargo, North Dakota. Pesawat Beechcraft Bonanza yang dicarter Buddy Holly mengalami kecelakaan sesaat setelah lepas landas dari Mason City, Lowa. Kecelakaan ini terus dikenang orang setelah ditahun 1971 diangkat Don McLean menjadi lau ballad " American Pie". Begitu populernya lagu ini hingga 3 Februari dikenal sebagai "The Day the Music Died" ( "Hari Matinya Musik" ). Eddie Cochran ikut menyebut peristiwa ini dalam lagu " Three Dtars" yang secara khusus menyebut Buddy Holly, the Big Bopper, dan Valens.

Akhir dari era Buddy Holly, Ritchie Valens, dan the Big Bopper ditandai dengan kemunculan penyanyi dan group musik idola yang disukai remaja, termasuk di antaranya : The Beatles, Paul Anka, Frankie Avalon, dan selanjutnya The Monkees.

2 thoughts on “Rock n Roll

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s